Tampilkan postingan dengan label Sakit telinga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sakit telinga. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 September 2012

Manfaat dan Khasiat Kembang Telang

1 komentar
Kembang atau bunga telang (Clitoria ternatea) adalah tumbuhan merambat yang biasa ditemukan di pekarangan atau tepi hutan. Tumbuhan anggota suku polong-polongan ini berasal dari Asia tropis, namun sekarang telah menyebar ke seluruh daerah tropika. Khasiat Kenikir dan Khasiat Kembang Telang bisa anda baca di blog Tanaman Obat Keluarga Sehat ini.

Nama ilmiah Kembang Telang :
Clitoria ternatea L.

Nama daerah Kembang Telang :
Nama-nama daerah tanaman Kembang Telang tersebut antara lain bunga biru (Melayu), kembang telang (Sunda), kembang teleng (Jawa), bunga temen raleng (Bugis).

Kandungan Kimia dan Efek farmakologis Kembang Telang :Kembang telang mempunyai akar yang beracun. Beberapa bahan kimia yang terkandung pada kembang telang di antaranya saponin, alkaloid, flavonoid, ca-oksalat dan sulfur. Daun tumbuhan ini mengandung kaemferol 3-glucoside, dan triterperroid, sedangkan bunganya mengandung delphirridin 3,3’,5’, triglucoside dan fenol. Efek farmakologis yang dimiliki oleh akar kembang telang di antaranya laxative (pencahar), diuretic, perangsang muntah, dan pembersih darah. Daun kembang telang dapat mempercepat pematangan bisul, sedangkan bijinya dapat digunakan untuk obat cacing dan pencahar ringan.

Khasiat dan Manfaat Kembang Telang
1. Abses dan bisul
Tumbuk halus bunga kembang telang berwarna biru secukupnya, lalu tambahkan gula jawa secukupnya. Gunakan campuran kedua bahan tersebut untuk menurap bisul atau abses. Selain itu, rebus akar kembang telang putih, lalu minum air rebusannya. Air rebusan ini bermanfaat untuk mencuci darah.

2. Demam, menghilangkan dahak pada bronkhitis kronis, iritasi kandung kemih, dan saluran kencing
Rebus 0,3 g akar kembang telang kering dengan 4 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Setelah dingin, saring air rebusan lalu minum 2 kali sehari masing-masing 1 gelas.

3. Radang mata merah
Rendam bunga kembang telang yang berwarna biru secukupnya dalam 1 gelas air hingga air rendaman menjadi bin. Gunakan air rendaman untuk mencuci mata.

4. Sakit telinga
Cuci bersih daun kembang telang, lalu lumatkan. Ambil air perasannya, tambahkan garam, lalu oleskan di sekitar telinga yang sakit saat masih hangat.

Itulah Manfaat dan Khasiat Kembang Telang Jika ada saran dan kritik jangan ragu untuk menyampaikan. Jika ada khasiat lain yang belum tertera silakan tinggalkan komentar dalam bentuk komentar di bawah ini semoga bermanfaat bagi kita semua.

Sumber : http://www.togasehat.com/
Read more...

Minggu, 21 Agustus 2011

Khasiat Tanaman Kecubung

0 komentar
Di daerah pedesaan khususnya di Jawa Tengah, kecubung sebagai tanaman liar yang tumbuh di kebun-kebun yang kadang dipakai sebagai pagar pekarangan. Buahnya yang bulat dan berbintil-bintil menjadi alat permainan anak-anak yang sangat menyenangkan.

Tanaman ini termasuk keluarga Solanaceae, sekerabat dengan terung dan kentang. Kecubung biasanya berbunga putih dan ungu, namun hibridanya berbunga aneka warna. Diperkirakan tanaman ini pertama kali dipakai sebagai obat-obat pada abad kesepuluh. Kecubung ada yang berasal dari Asia Tenggara, namun ada juga yang berasal dari Benua Amerika.

Sebenarnya jenis tanaman kecubung yang dapat dimanfaatkan sebagai obat sangat banyak, di antaranya Datura Stramonium, Datura tatura, dan Brugmansia suaviolens, namun daya khasiat masing-masing jenis kecubung, berbeda-beda. Penyalahgunaan kecubung memang sering terjadi, sehingga bukan obat yang didapat malah racun (menyebabkan pusing/teler) yang sangat berbahaya.

Hampir seluruh bagian tanaman kecubung dapat dimanfaatkan sebagai obat. Hal ini disebabkan seluruh bagiannya mengandung alkaoida atau disebut hiosamin (atropin) dan scopolamin, seperti pada tanaman Atropa belladona.

Alkahoid ini bersifat racun sehingga pemakaiannya terbatas pada bagian luar. Biji kecubung mengandung hiosin dan lemak, sedangkan daunnya mengandung kalsium oksalat. Berkhasiat mengobati rematik, sembelit, asma, sakit pinggang, bengkak, encok, eksim, dan radang anak telinga.

Ketiga alkaloida ini bersifat antikolinergik. Sampai saat ini digunakan oleh industri farmasi sebagai sumber utama hyosciamin yang berkhasiat memberi efek menenangkan kejang-kejang, khususnya perut. Daunnya mengandung hyasciamin dan scopolamin yang berkhasiat mengobati asma, encok (linu tulang) dan penyakit kulit.

Kecubung dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai keluhan penyakit, antara lain :

1. Rematik. Caranya, ambil daun dan bunga kecubung secukupnya, bawang merah secukupnya, dan jahe secukupnya. Tumbuk bahan-bahan tersebut sampai halus, tempelkan pada bagian yang sakit.

2. Sembelit. Caranya, ambil dua lembar daun kecubung lalu olesi dengan minyak kelapa dan kemudian dipanggang di atas api hingga daunnya layu. Daun yang telah dipanggang tempelkan di bagian bawah perut. Lakukan 2-3 kali sehari.

3. Asma. Caranya, ambil beberapa lembar daun kecubung lalu iris-iris halus. Hasil irisan dijemur hingga kering. Daun dibuat lintingan seperti rokok, lalu diisap seperti mengisap rokok.

4. Sakit pinggang. Caranya, ambil 5-10 lembar daun kecubung yang berbatang ungu dan kapur sirih secukupnya lalu tumbuk hingga halus. Tempelkan hasil tumbukan tersebut pada pinggang yang sakit. Lakukan 2-3 kali sehari.

5. Bengkak. Caranya, ambil satu lembar daun kecubung dan basahi dengan minyak kelapa kemudian dipanggang dan diremas-remas. Tempelkan pada bagian yang bengkak 2-3 kali sehari.

6. Encok. Caranya, ambil delapan lembar daun kecubung hitam, cuci bersih dan giling hingga halus kemudian diremas-remas bersama air kapur. Gosokkan ramuan tersebut pada bagian yang sakit dua kali sehari.

7. Eksim. Caranya, ambil kira-kira 25 gram daun kecubung, lalu tumbuk hingga halus, dan beri minyak kelapa secukupnya, lalu panaskan di atas api. Tempelkan ramuan tersebut pada eksim dan biarkan sampai beberapa saat.

8. Bisul. Caranya, ambil 5 lembar daun kecubung, lalu tumbuk hingga halus. Tempelkan ramuan tersebut pada bisul agar segera matang.

9. Radang anak telinga. Caranya, ambil 10 lembar daun kecubung, lalu cuci dan tumbuk hingga halus. Campur ramuan/gilingan daun tersebut dengan dua sendok makan minyak kelapa yang telah dihangatkan terlebih dahulu. Lalu, peras dan saring. Minyak perasan diteteskan pada anak telinga yang sakit, lakukan dua kali sehari sebanyak lima tetes.

10. Ketombe. Siapkan 7 lembar daun kecubung kering dan 5 sdm minyak kelapa. Masukan daun kecubung dan minyak kelapa kedalam botol, lalu tutup. Jemurlah dibawah terik matahari selama seminggu. Selanjutnya, oleskan minyak tersebut pada kulit kepala 2 kali sehari, pagi dan sore. Ulangi selama beberapa hari sampai ketombe hilang.

Sumber : http://www.smallcrab.com/kesehatan/251-khasiat-tanaman-kecubung
Read more...

Sabtu, 04 Juni 2011

Sakit telinga? coba daun kecubung

0 komentar
Langsung aza, berikut ini resep obat alami sakit telinga dengan menggunakan tanaman herbal daun kecubung. Bahan-bahan yang digunakana yaitu sediakan kira-kira 10 lembar daun kecubung dan dua sdm minyak kelapa.

Cara membuatnya.

Cuci bersih 10 lembar daun kecubung lalu digiling atau ditumbuk sampai halus. Sementara itu hangatkan minyak kelapa, lalu ditambahkan ke dalam tumbukan daun kecubung. Remas-remas campuran tersebut dan airnya diperas sambil disaring.

Cara memakai

Air hasil saringannya diteteskan ke bagian telinga yang sakit sebanyak tiga kali penetesan dalam sehari. Setiap penetesan membutuhkan kira-kira lima tetes ramuan.

Selamat mencoba!

Sumber : http://www.obatherbalalami.com/2011/05/sakit-telinga-coba-daun-kecubung.html
Read more...

Sabtu, 21 Mei 2011

Kembang telang untuk sakit telinga

1 komentar
Mungkin bagi sebagian orang terdengar asing dengan yang namanya kembang telang, ya? Kembang telang dikenal memiliki nama aneka ragam sebagai berikut.
1. Nama ilmiah : Clitoria ternatea L.
2. Nama daerah : bunga biru (Melayu), kembang telang (Sunda), kembang teleng (Jawa), bunga temen raleng (Bugis).
3. Nama asing : butterfly pea (Inggris), die dou (Cina)

Kandungan kimia pada kembang telang banyak sekali memiliki manfaat, diantaranya saponin, alkaloid, flavonoid, ca-oksalat dan sulfur.

Daun tumbuhan ini mengandung kaemferol 3-glucoside, dan triterperroid, sedangkan bunganya mengandung delphirridin 3,3’,5’, triglucoside dan fenol.

Efek farmakologis yang dimiliki oleh akar kembang telang di antaranya laxative (pencahar), diuretic, perangsang muntah, dan pembersih darah. Daun kembang telang dapat mempercepat pematangan bisul, sedangkan bijinya dapat digunakan untuk obat cacing dan pencahar ringan.

Untuk mengatasi sakit telinga, berikut ini cara meramu resepnya.Sediakan daun kembang telang dan cucilah yang bersih. Lalu kembang telang ini dilumatkan dan diperas. Ambil air perasannya, tambahkan sedikit garam, lalu oleskan di sekitar telinga yang sakit.

Sumber : http://www.obatherbalalami.com/
Read more...

Selasa, 03 Mei 2011

Obat alami sakit telinga

0 komentar
Sakit di telinga bisa disebabkan karena radang dan bisul di telinga, infeksi atau kemasukan benda/cairan dalam jangka waktu yang lama. Sakit di telinga bisa juga menyebabkan cairan keluar dari lubang telinga. Jika hal ini terjadi maka harus segera disembuhkan. Apabila cairan yang keluar dari telinga dan berbau busuk dibiarkan saja maka orang tersebut akan dikucilkan oleh orang disekitarnya sehingga dapat menimbulkan hilangnya rasa percaya diri.

Gejala sakit telinga:
* Telinga mengeluarkan cairan berwarna putih seperti nanah yang berbau busuk.
* Pendengaran berkurang
* Rasa sakit dan gatal.
* Kepala pusing.

Untuk mengobatinya, gunakan saja bahan dasar obat alami sebagai berikut:
* Daun anggrek (Phalaenopsis amabilis) ……….. 3 lembar
* Kunyit (Curcuma domestica) ………….. 1 jari

Cara membuatnya :
Kedua bahan di atas, yaitu daun anggrek dan kunyit, ditumbuk halus menjadi satu dan diperas diambil airnya.

Cara Penggunaan :
Bersihkan telinga dengan menggunakan kapas hingga benar-benar bersih. Setelah itu teteskan cairan dengan menggunakan akar pinang ke dalam telinga sebanyak 3 tetes. Agar ramuan tersebut tidak keluar tutup telinga dengan menggunakan kapas. Lakukan secara rutin 3 kali sehari.

Saran-saran :
* Banyak makan makanan bergizi yang banyak mengandung vitamin K; hati, kedelai, bayam, dll.
* Jangan makan ikan laut, udang, kepiting, cumi.
* Jangan minum minuman beralkohol.
* Jangan terkena terik matahari pada siang hari.

Sumber : http://www.obatherbalalami.com/
Read more...