Selasa, 25 Desember 2012

Buah Sawo dan Khasiatnya

0 komentar
Buah sawo di daerah Sumatra Barat lebih dikenal dengan sebutan saos, walaupun dalam Bahasa Indonesia disebut sawo, warga Minang lebih mengenal buah ini dengan sebutan saos.

Di balik rasanya yang manis, ternyata tersimpan banyak khasiat. Getah buah dan daunnya, bisa digunakan sebagai obat diare. Selain itu, getahnya dapat digunakan untuk campuran gula-gula. Untuk keperluan obat diare, gunakan lebih kurang 15 tetes getah buah muda, kemudian diseduh dengan 1/2 gelas air matang panas. Hasil seduhan diminum sekaligus.

Selain cara tersebut, juga bisa digunakan cara kedua. Ambillah satu buah sawo muda, cuci sampai bersih. Kemudian diparut, lalu diperas dan disaring. Bila perlu, tambahkan sedikit air matang. Selanjutnya diminum, 2 kali sehari. Atau bisa juga dengan menggunakan daun sawo. Sediakan satu mangkok daun, lalu cincang dalam dua gelas air bersih selama 15 menit. Air rebusan, kemudian diminum tiga kali sehari.

Bagi penderita radang mulut, segeralah ambil satu mangkok daun sawo. Lalu cincang dalam 2 gelas air bersih, selama 10 menit. Pakai air hasil rebusan untuk berkumur. Sementara untuk menyembuhkan disentri, ambil 8 buah sawo muda, cuci bersih. Kunyah-kunyah halus dengan garam secukupnya. Sedikit demi sedikit ditelan, lalu minum air hangat. Lakukan 2 kali sehari hingga sembuh.

Berdasarkan penelitian, daun dan batang sawo ternyata mengandung falvonoida. Di samping itu daun juga mengandung saponin dan batangnya juga mengandung tanin. Zat-zat inilah yang mengambil peran penting, dalam menyembuhkan penyakit-penyakit di atas.

Sumber : http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/bua-sawo-dan-khasiatnya.html
Read more...

Senin, 24 Desember 2012

Manfaat Buah Jeruk Bagi Kesehatan

0 komentar
Anda tentu mengetahui buah yang bernama jeruk ini. Buah jeruk merupakan salah satu buah yang memiliki kesegaran yang alami dibandingkan dengan buah yang lainnya. Rasa asam manis yang dihasilkan dari air jeruk ini merupakan salah satu ciri khas tersendiri yang dimiliki buah jeruk ini. Namun apakah anda sadar bahwa manfaat buah jeruk bagi kesehatan tubuh kita sangat banyak? Mungkin anda hanya mengira bahwa buah jeruk ini hanyalah buah yang dapat melepas dahaga kita karena kesegarannya mampu menghilangkan rasa haus kita. Kandungan senyawa yang terdapat dalam buah jeruk diantaranya adalah vitamin C, potassium dan folid acid yang sangat berguna untuk menghambat perkembangan sel – sel kanker yang ada di dalam tubuh kita.

Manfaat Buah Jeruk Bagi Kesehatan
Berikut ini adalah beberapa manfaat buah jeruk bagi kesehatan tubuh kita :
1. Menghindarkan dari radikal bebas.
2. Dapat menghaluskan kulit.
3. Dapat menghilangkan kulit mati dan jerawat di wajah kita.
4. Dapat menyembuhkan kaki yang bengkak.
5. Berguna sekali untuk menyejukkan kulit kepala kita.
6. Dapat digunakan sebagai penyembuh sakit demam.

Di atas adalah beberapa manfaat buah jeruk yang sangat bermanfaat sekali untuk kesehatan tubuh kita. Untuk itu, bagi anda yang ingin mendapatkan manfaat dari buah jeruk ini, anda bisa mengkonsumsinya setiap hari secara teratur agar terhindar dari beberapa penyakit yang ingin menyerang tubuh anda.

Manfaat Jeruk Untuk Jantung
Selain beberapa manfaat buah jeruk bagi kesehatan di atas, jeruk juga dapat melindungi jantung kita. Dengan mengkonsumsi satu butir buah jeruk setiap hari terbukti dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dalam tubuh kita sebanyak 15,5% dan trigliserida sebanyak 27%. Selain itu, varietas buah jeruk dengan daging buah yang berwarna lebih tua memiliki tingkat antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang memiliki warna lebih muda. Akan tetapi konsumsi buah jeruk ini secara berlebihan sangat tidak dianjurkan karena buah jeruk ini dapat meningkatkan potensi dari sejumlah obat. Jadi bagi anda yang sedang dalam masa penyembuhan, hindari mengkonsumsi buah jeruk.

Sumber : http://makanansehat123.blogspot.com/2012/08/manfaat-buah-jeruk-bagi-kesehatan.html
Read more...

Tanaman Obat Pegagan

0 komentar
Pegagan
(Centella asiatica, (Linn), Urb.)
Sinonim :
= Hydrocotyle asiatica, Linn. = Pasequinus, Rumph.
Familia :
Umbelliferae
Uraian :
Terna liar, terdapat di seluruh Indonesia, berasal dari Asia tropik. Menyukai tanah yang agak lembab dan cukup mendapat sinar matahari atau teduh, seperti di padang rumput, pinggir selokan, sawah, dan sebagainya. Kadang-kadang di tanam sebagai penutup tanah di perkebunan atau sebagai tanaman sayuran (sebagai lalab), terdapat sampai ketinggian 2.500 m di atas permukaan laut. Pegagan merupakan terna menahun tanpa batang, tetapi dengan rimpang pendek dan stolon-stolon yang merayap dengan panjang 10 cm - 80 cm, akar keluar dari setiap bonggol, banyak bercabang yang membentuk tumbuhan baru. Helai daun tunggal, bertangkai panjang sekitar 5 cm - 15 cm berbentuk ginjal. Tepinya bergerigi atau beringgit, dengan penampang 1 cm - 7 cm tersusun dalam roset yang terdiri atas 2 - 10 helai daun, kadang-kadang agak berambut. Bunga berwarna putih atau merah muda, tersusun dalam karangan berupa payung, tunggal atau 3-5 bersama-sama keluar dari ketiak daun. Tangkai bunga 5 mm - 50 mm. Buah kecil bergantung yang bentuknya lonjong/pipih panjang 2 - 2,5 mm, baunya wangi dan rasanya pahit.

Nama Lokal :
Daun kaki kuda (Indonesia), Pegaga (Ujung Pandang); Antanan gede, Antanan rambat (Sunda), Dau tungke (Bugis); Pegagan, Gagan-gagan, Rendeng, Kerok batok (Jawa); Kos tekosan ( Madura), Kori-kori (Halmahera);


Penyakit Yang Dapat Diobati :
Hepatitis, Campak, Demam, Amandel (Tonsilis), Sakit tenggorokan; Bronkhitis, Infeksi dan Batu saluran kencing, Mata merah, Wasir; Keracunan, Muntah darah, Batuk darah, mimisan, Cacingan, Lepra;
Pemanfaatan :
Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS : Rasa manis, sejuk. Anti infeksi, antitoxic, penurun panas, peluruh air seni. KANDUNGAN KIMIA : Asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoside, brahminoside, brahmic acid, madasiatic acid, meso-inositol, centellose, carotenoids, garam-garam mineral seperti garam kalium, natrium, magnesium, kalsium, besi, vellarine, zat samak. Senyawaan glikosida triterpenoida yang disebut asiaticoside dan senyawaan sejenis, mempunyai kasiat anti lepra (Morbus Hansen),
Read more...

Tanaman Obat Pecut Kuda

0 komentar
Pecut Kuda
(Stachytarpheta jamaicensis (L) Vahl)
Sinonim :
= S. marginata, Vahl = S. pilosiuscula H. B. K. = S. Villosa Turcz. = S.urticifolia Dalz. et Gibs. = Verbena indica, Linn. = V.jamaicensis, Linn.
Familia :
Verbenaceae
Uraian :
  • Terna tahunan, tumbuh tegak, tinggi ± 50 cm, tumbuh liar di sisi jalan daerah pinggir kota, tanah kosong yang tidak terawat. 
  •  Daun letak berhadapan, bentuk bulat telur, tepi bergerigi, tidak berambut. 
  •  Bunga duduk tanpa tangkai pada bulir-buhr yang berbentuk seperti pecut, panjang ± 4-20 cm. 
  •  Bunga mekar tidak berbarengan, kecil-kecil warna ungu, putih. 
  •  Stachytarpheta indica Vahl, lebih tinggi dapat mencapai 1 - 2 m, dipelihara sebagai tanaman pagar hidup, mempunyai khasiat obat yang sama.


Nama Lokal :
Pecut kuda, Jarongan, Jarong lalaki, ngadi rengga, ; remek getih, jarong, biron, sekar laru, laler mengeng,; rumjarum, ki meurit beureum.; Yu long bian (China).;


Penyakit Yang Dapat Diobati :
Infeksi dan Batu saluran kencing, Reumatik, Sakit tenggorokan; Pembersih darah, haid tidak teratur, Keputihan, Hepatitis A;
Pemanfaatan :
Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS: Rasa pahit, dingin, anti radang, peluruh air seni. KANDUNGAN KIMIA: Glikosida, alkaloid.
http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/ 
Read more...

Tanaman Obat Patikan Kerbau

0 komentar
Patikan Kerbau
(Euphorbia hirta, Linn.)
Sinonim :
Euphorbia pilulifera, Linn. E. capitata, Wall.
Familia :
Euphorbiaceae
Uraian :
  • Patikan kerbau (Euphorbia hirta) merupakan suatu tumbuhan liar yang banyak ditemukan di daerah kawasan tropis. 
  • Di Indonesia tumbuhan Patikan kerbau dapat ditemukan diantara rerumputan tepi jalan, sungai, kebun-kebun atau tanah pekarangan rumah yang tidak terurus. 
  • Biasanya patikan kerbau ini hidup jadi satu dengan 
  • Patikan Cina (Euphorbia Prostrata, Ait) pada ketinggian 1 - 1400 meter di atas permukaan laut. 
  • Tumbuhan patikan kerbau mampu bertahan hidup selama 1 tahun dan berkembang biak melalui biji. 
  • Patikan kerbau mempunyai warna dominan kecoklatan dan bergetah. 
  • Banyak pohonya memiliki cabang dengan diameter ukuran kecil. 
  • Daun Patikan kerbau mepunyai bentuk bulat memanjang dengan taji-taji. 
  • Letak daun yang satu dengan yang lain berhadap-hadapan. 
  • Sedang bunganya muncul pada ketiak daun. Patikan kerbau hidupnya merambat (merayap) di tanah.


Nama Lokal :
Fei Yang Cao (Cina), Amanpat chaiarisi (India),; Gelang susu (Malaysia), Patikan Kerbau (Indonesia); Nanangkaan (Sunda), Patikan Kebo, Patikan Jawa (Jawa); Kak sekaan (Madura), Sosononga, Lobi-lobi (Halmahera);


Penyakit Yang Dapat Diobati :
Radang tenggorokan, Bronkhitis, Asma, Disentri, Radang perut; Diare, Kencing darah, Radang kelenjar susu, Payudara bengkak; Eksim;
Pemanfaatan :
Komposisi :
Patikan kerbau (Euphorbia hirta) mengandung beberapa unsur kimia, diantaranya : alkaloida, tanin, senyawa folifenol (seperti asam gallat), flavonoid quersitrin, ksanthorhamnin, asam-asam organik palmitat oleat dan asam lanolat. Di samping itu, patikan kerbau juga mengandung senyawa terpenoid eufosterol, tarakserol dan tarakseron serta kautshuk.
http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/ 
Read more...

Tanaman Obat Patikan Cina

0 komentar
Patikan Cina
(Euphorbia thymifolia Linn.)
Sinonim :
Familia :
Euphorbiaceae
Uraian :
  • Terna kecil merayap, kadang-kadang setengah tegak, berambut, terdapat di mana-mana diantara rumput di halaman, sekeliling tegalan, pinggir jalan pada tempat-tempat yang agak basah sampai ketinggian 1.400 m dari permukaan laut. 
  •  Batang dan daunnya agak kemerah-merahan, bila dipatahkan mengeluarkan getah. 
  •  Daunnya bersirip genap, kecil-kecil, bulat telur, berhadapan, baunya wangi. 
  •  Bunga berwarna merah muda.


Nama Lokal :
Patikan cina (Indonesia), Gelang pasir, krokot cina (Jawa); Ki mules, nanangkaan gede, useup nana (Jawa),; jalu-jalu tona (Maluku); Xiao lei yang cao (China).;


Penyakit Yang Dapat Diobati :
Disentri basiler, typhus abdominalis, enteritis, diare, wasir/berdarah;
Pemanfaatan :
Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS: Rasa agak asam, astringent, sedikit sejuk. Anti-inflamasi, peluruh air seni, menghilangkan gatal (antipruritic). KANDUNGAN KIMIA: Akar: Myricyl alkohol, taraxerol, tirucalol, kamzuiol, hentriacon-tane. Batang dan daun: Cosmosiin.
http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/ 
Read more...

Tanaman Obat Patah Tulang

1 komentar
Patah Tulang
(Eupharbia tirucalli L.)
Sinonim : 
Familia :
Euphorbiaceae
Uraian :
  • Tanaman yang berasal dari Afrika tropis ini menyukai tempat terbuka yang terkena cahaya matahari langsung. 
  • Di Indonesia ditanam sebagai tanaman pagar, tanaman hias di pot, atau tumbuh liar dan dapat ditemukan dari dataran rendah sampai 600 m dpl. 
  •  Perdu, tumbuh tegak, tinggi 2-6 m, pangkal berkayu, banyak bercabang, bergetah seperti susu yang beracun. 
  • Tangkainya setelah tumbuh sekitar 1 jengkal akan segera bercabang dua yang letaknya melintang, demikian seterusnya sehingga tampak seperti percabangan yang terpatah-patah. 
  • Patah tulang mempunyai ranting bulat silindris berbentuk pensil, beralur halus membujur, warnanya hijau. 
  • Daunnya jarang, terdapat pada ujung ranting yang masih muda, kecil-kecil, bentuknya lanset, panjang 7-25 mm, cepat rontok. 
  • Bunga terdapat diujung batang, berupa bunga majemuk yang tersusun seperti mangkok, warnanya kuning kehijauan. 
  • Buahnya bila masak akan pecah dan melemparkan biji-bijinya. 
  • Selain digunakan sebagai tanaman obat, diketahui juga cabang dan ranting yang telah dikeringkan bila dibakar dapat mengusir nyamuk. 
  • Getahnya digunakan untuk meracun ikan sehingga mudah ditangkap, tetapi berbahaya bila mengenai mata karena dapat menyebabkan buta. 
  • Di Jawa, tanaman ini jarang berbunga. 
  • Perbanyakannya dapat dilakukan dengan stek batang


Nama Lokal :
Susuru (Sunda), kayu urip, pacing tawa, tikel balung (Jawa),; Kayu jaliso, kayu leso, kayu langtolangan, kayu tabar (Madura); Patah tulang (Sumatera), kayu potong (Kangean).;


Penyakit Yang Dapat Diobati :
Sakit lambung, rhematik, sifilis, nyeri saraf, penyakit kulit, kusta; Wasir, tulang patah, sakit gigi, tahi lalat membesar dan gatal, kutil; Tertusuk benda tajam (kaca), kapalan/penebalan kulit, keseleo;
Pemanfaatan :
Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS: Bau lemah, rasa mula-mula tawar, lama-lama menimbulkan rasa tebal di lidah. Getah beracun (toksik). KANDUNGAN KIMIA: Getah mengandung senyawaan euphorbone, taraksasterol, alfa-laktucerol, euphol, senyawaan damar yang menyebabkan rasa tajam ataupun kerusakan pada selaput lendir, kautschuk (zat karet) dan zat pahit.
http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/ 
Read more...