Selasa, 26 April 2011

Kegunaan Sosor Bebek (Kalanchoe pinnata Pers.)

0 komentar
Tanaman termasuk familia Crassulaceae. Tumbuh dengan ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut. Dapat ditemui di daerah tropis di tanam di pekarangan, tumbuh liar, di tepi jurang, tepi jalan dan tempat-tempat yang berbatu daerah panas dan kering.

Untuk pengembangbiakannya dengan daun.
Nama lain : didingin banen (Aceh), daun sejuk, sepohori (Palembang), ceker bebek, cocor bebek (Melayu), dll.

Tanaman ini mengandung : asam lemon, asam apel, vitamin C, quercetin-3-diarabinoside, kaemferol-3-glukoside, tanin, dan bryophyllin.

Kegunaan :

Bisul: 6 helai daun sosor bebek, dicuci, tumbuk halus beri garam dan air secukupnya. Borehkan ramuan itu semua pada bisul dan sekelilingnya, lalu balut. Ganti 2x sehari sampai sembuh.

Sakit kepala: Daun sosor bebek ditumbuk halus, tempelkan pada kening.

Demam: 5 helai daun sosor bebek, tumbuk halus, beri air sedikit, borehkan pada perut.

Ambeien: 50 helai daun sosor bebek dicuci, dibiarkan kering, tumbuk halus. Ambil satu sendok makan bubuk sosor bebek (sisanya simpan di tempat tertutup), seduh dengan 3/4 cangkir air panas. Supaya agak enak boleh juga kalau mau diberi 1 sendok makan madu. Aduk, hangat-hangat minum. Lakukan 3x sehari sampai sembuh.

Kepala pusing/vertigo: 10 helai daun sosor bebek dicuci, tumbuk halus, dan bubuhi air garam seperlunya. Gunakan ramuan itu untuk menggosok dahi dan pelipis 2x sehari. (mrd)

Radang lambung (gastritis): 5 lembar daun sosor bebek, cuci, tumbuk, tambah garam, aduk, peras, saring. Minum larutan ini sekaligus, lakukan 2-3 kali sehari.

Muntah darah: 7 lembar daun sosor bebek dicuci, giling halus, tambahkan arak dan gula enau, lalu ditim, saring. Minum larutan ini dalam keadaan hangat.

Rematik: seluruh tumbuhan sebanyak 30 gr direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas, dinginkan, saring, digunakan untuk 2 kali minum, pagi dan sore. b> 4 lembar daun sosor bebek, 1 sendok teh adas, 1 jari pulosari, 2 jari gula enau, cuci, potong-potong. Tambahkan 3 gelas air sampai tersisa 3/4-nya, dinginkan, saring, minum 3 kali sehari, masing-masing 3/4 gelas.

Wasir: cuci daun sosor bebek, angin-anginkan sampai kering, giling halus sampai menjadi bubuk. Ambil 1 sendok makan bubuk, seduh dengan 3/4 cangkir air panas, tambahkan 1 sendok makan madu, aduk rata, minum selagi hangat. Lakukan 3 kali sehari. b> 25 gram daun sosor bebek dicuci, rebus dengan 2 gelas air bersih hingga menjadi 1 gelas, dinginkan, saring. Minum larutan tsb sekaligus. Lakukan tiap hari sampai sembuh.

Disentri, demam, diare: Giling daun sosor bebek sampai halus, bubuhkan di perut sebagai tapal, lalu dibalut. Ganti sehari 2 kali.

Bisul, koreng, memar, radang payudara: Daun sosor bebek 50 gram dicuci, giling halus, peras, saring. Tambahkan 1 sendok makan madu ke dalam air perasan, aduk, minum sekaligus. Sisa perasan ditempelkan di tempat kelainan.

Radang amandel: 5-10 lembar daun sosor bebek dicuci, bilas dengan air masak, tumbuk sampai halus, peras, saring. Gunakan air tsb untuk berkumur.

Kencing terasa nyeri: Daun sosor bebek segar dimemarkan, tambahkan garam. Turapkan pada perut bagian bawah, lalu balut.

Catatan : Jangan minum daun sosor bebek bila ada gangguan fungsi pencernaan.

SUMBER :
Dalimartha, Setiawan. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia. Ungaran : Trubus Agriwidya, 1999.
Muhlisah, Fauziah. Tanaman Obat Keluarga. Jakarta : Penebar Swadaya, 1999.
Tampubolon, Oswald T. Tumbuhan Obat. Jakarta : Penerbit Bhratara, 1995.
Tanaman Obat Keluarga. Jakarta : PT. Intisari Mediatama, 1999.

0 komentar:

Poskan Komentar