Jumat, 19 Agustus 2011

Tanaman herbal Indonesia – Kumis Kucing

0 komentar
Nama latin : Orthosiphon stamineus

Nama lokal : Remujung, Remuk jung, Kumis kucing, songot kucing, sesalaseyan.

Diskripsi tanaman : Tanaman herbal ini berbentuk semak, juga mudah ditemukan disekitar kita ditemukan. Adapun ciri-ciri tanaman herbal kumis kucing ini adalah Batang basah lurus seringkali seperti kayu, tingginya bisa mencapai 1,5 m. Tanaman ini bisa tumbuh hingga ketinggian 700 dpl. Dari bunganya keluar benang sari dan putik.



Daun : Berbentuk telur taji, tepi bergerigi tajam kasar dan tak beraturan, dan biasanya menggulung kebelakang. Tulang daun dan tangkai berwarna ungu dan berbintik halus, berasa asin dan sedikit pahit. Tepi dan tulang berbulu dan pendek juga putih.



Butir serbuk : berlubang 6 ( semacam saluran ). Pada permukaan terdapat pinggiran agak tinggi, berbentuk jala.



Kandungan zat dalam kumis kucing : Kalium, Saponin, minyak atsiri, zat samak, lemak dan glucosit orthosiphonin.



Tanaman herbal jenis ini (kumis kucing) juga termasuk tanaman yang memiliki banyak kandungan zat berkhasiat (sebagaimana tersebut diatas), sehingga bisa dimanfaatkan untuk pengobatan sebagai obat herbal. Adapun pemanfaatan untukl pengobatan adalah sebagai berikut :



1. Untuk mengobati batu ginjal. Ambil kumis kucing 5 gr. Meniran (sudah ditumbuk) 7 gr, atau daun meniran 1 genggam, jagung muda atau juga bisa dengan rambut jagung 1 genggam, keji beling 3,5 gr. biji kayu anyang 7 gram, sawi lemah 7 tumbuhan. Semua bahan dikeringkan dan di rajang halus lalu dicampur. Tiap hari 2 sendok besar ditambah dengan air belanda,. Dimium 2-3 kali sampai habis.



2. Batu ginjal resep II : Ambil; meniran 15 gr. Daun murbei 15 gr, daun rem,ujung (kumis kucing) 80 gr, bonggol jagung muda 70 mgr. Semua bahan dicampur dan digiling halus dan dicampur dengan air panas,. Tiap hari 6 gr dari campuran itu lalu diseduh diminum 1 hari sekali sampai sembuh.



3. Infeksi saluran kencing, sering buang air kecil sedikit-sedikit (anyan-anyangen) : Gunakan herba meniran, kumis kucing dan alang-alang masing-masing 30 gram. Semuanya di bersihkan terlebih dahulu dengan dicuci, potong kecil-kecil, rebus dengan air sebanyak 3 gelas didihkan dan sisakan setengahnya. Setelah dingin minum masing-masing setengah gelas 3 x sehari.



4. Kencing batu : Gunakan tanaman herbal kumis kucing sebanyak 90 gram. Bersihkan dengan dicuci terlebih dahulu. Rebus dengan air 1 liter. Didihkan dan sisakan 750 ml. Setelah dingin minum 3 kali sehari-hari masing-masing 1/3 bagian.



5. Demam : Gunakan kumis kucing yang telah dibersihkan terlebih dahulu dengan dicuci sebanyak 100 gr. Rebus dengan air sebanyak 2 liter. Dinginkan dan saringlah. Selanjutnya diminum sekali sehari.



6. Darah tinggi : Gunakan kumis kucing yang telah kering sebanyak 50 gr. Bersihkan terlebih dahulku dengan dicuci. Setelah itu rebus dengan air, saring dan dinginkan. Apabila menggunakan daun yang masih basah seduh sebagaimana menyeduh teh. Minum sehari 1 gelas.



Sumber : http://baitulherbal.com/tanaman-herbal/tanaman-herbal-indonesia-kumis-kucing/

0 komentar:

Poskan Komentar