Selasa, 11 Desember 2012

9 Rahasia Membuat Anak Menjadi Jenius

0 komentar

Tips Kesehatan, Jakarta - Setiap orang tua selalu
mengharapkan anaknya cerdik, pandai dan arif melebihi
anak lain. Para pakar menyatakan, sekalipun kearifan
seorang anak sangat erat hubungannya dengan genetika
bawaan, namun banyak sekali penelitian ilmiah
menunjukkan bahwa pembinaan setelah lahir juga merupakan faktor sangat penting yang
tidak boleh diabaikan.

Merangsang Pertumbuhan dengan Pendidikan dalam Kandungan
Para dokter menyatakan, bayi dalam kandungan usia tiga bulan sudah mempunyai perasaan,
empat bulan sudah mampu merasakan suara dari luar. Suara dari luar ini akan terus merangsang
organ indera anak dalam kandungan dan mendorong pertumbuhannya, mempunyai peran yang
penting bagi pertumbuhan intelegensi.

 Pada dasarnya cerebral cortex (bagian otak yang penting
untuk mengingat, memperhatikan, menyadari, berpikir, mengerti bahasa dan lain sebagainya)
bayi dalam kandungan sudah terbentuk pada usia 5 – 6 bulan, bila pada masa ini diperdengarkan
musik ataupun dilakukan pemijatan lembut pada bagian perut akan dapat meningkatkan
pertumbuhan intelegensi sang anak.

Fondasi Perkembangan Intelegensi Ditentukan pada Masa Anak-Anak
Sejak bayi dilahirkan, ayah-bunda sudah mempunyai peran penting untuk mengajarkan
pengetahuan dasar kepadanya. Kalau saja ayah bunda pada tahap ini dapat membimbing sang
anak dengan murah hati, hormat dan penuh kasih sayang, maka bukan saja dapat meletakkan
dasar kepribadian yang unik bagi sang anak, bahkan dapat membuat anak memiliki kemampuan
belajar dan sikap bergaul yang baik. Dengan demikian, peran ayah bunda bukan hanya
membesarkan, bahkan juga memikul tanggung jawab besar sebagai “guru pribadi”.

Para pakar menyatakan, “Anak-anak pada rentang usia 4 sampai dengan 13 tahun, karena belum banyak mengecap asam garam dunia, hatinya masih murni, merupakan masa dengan daya ingat
yang paling kuat selama hidupnya. Jika pada masa keemasan ingatan ini memperoleh pendidikan
yang baik, akan sangat bermanfaat bagi sepanjang hidupnya.

9 Rahasia Membuat Anak menjadi Pandai/Jenius
Penulis rubik khusus pendidikan, Korey Capozza, menyarankan sembilan cara untuk membina
dan meningkatkan IQ (intelligence quotient ) anak.

1. Belajar Musik
Ini merupakan cara yang bagus untuk meningkatkan pembelajaran otak kanan dengan santai dan
mudah. Menurut hasil penelitian Universitas Toronto, pelajaran musik dapat meningkatkan
intelligence quotient dan prestasi sekolah seorang anak. Bahkan semakin lama dipelajari,
hasilnya semakin jelas.

2. Beri minum Air Susu Ibu
Banyak penelitian ilmiah membuktikan bahwa air susu ibu (ASI) selain menyediakan berbagai
macam zat gizi, juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan intelegensi bayi. Seorang bayi
yang mengonsumsi ASI selama sembilan bulan secara nyata lebih pandai dari pada seorang bayi
yang hanya mengonsumsi ASI selama satu bulan.

3. Tingkatkan kesehatan
Tim peneliti dari University of Illinois telah membuktikan hubungan antara kesehatan dan
pelajaran anak di sekolah. Penelitian dari Oppenheimer Funds malah menunjukkan bahwa olah
raga berkelompok bukan saja meningkatkan rasa percaya diri, membangun spirit kebersamaan,
bahkan dapat memupuk kecakapan memimpin. Delapan puluh satu persen dari para direktris
perusahaan pada saat masih kecil, semuanya pernah bergabung dalam suatu kegiatan organisasi.

4. Permainan
Memang ada banyak games yang bisa membuat pemainnya menjadi brutal, nyentrik ataupun
malas berpikir. Namun juga ada sejumlah games yang dapat meningkatkan spirit bersosial,
kreativitas dan inspirasi, bahkan ada yang dapat melatih anak untuk berpikir dengan bijaksana serta melatih kemampuan membuat rencana. Penelitian di University of Rochester juga
menemukan bahwa anak kecil yang bermain games lebih berkemampuan dalam menemukan
petunjuk rasa visual dalam belajar.

5. Menolak junk food
Kurangi mengonsumsi makanan berkadar gula tinggi, berpantang berbagai makanan berlemak
tinggi dan junk food yang lain. Sebaliknya, banyaklah mengonsumsi makanan sehat bergizi
tinggi, ini akan meningkatkan perkembangan intelegensi dan motorik anak, terutama bagi bayi
yang belum genap dua tahun, hal ini sangat penting. Misalnya, seorang anak harus mengonsumsi
sejumlah zat besi untuk membantu pertumbuhan otak. Kalau kurang jumlahnya, penghantaran
impuls syaraf akan melemah.

6. Memupuk rasa ingin tahu
Para pakar mengungkap, ketika orang tua mendorong anak untuk mempunyai pemikiran sendiri,
sesungguhnya adalah sedang meng-arahkan mereka pada pentingnya menuntut pengetahuan.
Menaruh perhatian yang besar terhadap minat anak, mengenalkan dan mengajarkan ketrampilan
baru kepada mereka pada setiap ada kesempatan mendidik di luar rumah, semua ini merupakan
cara yang baik sekali guna memupuk dambaan anak untuk menuntut pengetahuan.

7. Membaca
Sejalan dengan kemajuan teknologi, banyak orang yang mengabaikan pentingnya membaca.
Membaca merupakan cara meningkatkan intelligence quotient seseorang yang paling langsung
dan efektif. Membacakan cerita untuk anak, menjadi anggota perpustakaan dan menambah
koleksi buku bacaan semuanya merupakan cara yang baik untuk memupuk minat membaca
seorang anak.

8. Makan pagi
Pepatah yang mengatakan burung yang bangun pagi akan mendapatkan makanan bukanlah tanpa
dasar. Jauh sejak 1970, penelitian ilmiah menemukan seorang anak yang sarapan pada pagi hari
memiliki ingatan yang lebih baik, lebih mampu berkonsentrasi dan juga mampu belajar lebih cepat. Dari pada sama sekali tidak makan pagi, makanlah sepotong kue atau minum segelas susu,
hal ini akan sangat membantu dalam belajar.

9. Bermain permainan pengasah otak
Bermain catur, teka-teki silang atau permainan lain dapat merangsang intelegensi. Games
Sudoku malah dapat memupuk cara berpikir yang bijaksana dan memupuk kemampuan
memecahkan masalah.

Selain hal-hal di atas, pada saat seorang anak masih sangat muda harus sering diajak
bercengkrama, mintalah anak mengingat perbendaharaan kata yang sering dipakai dalam
kehidupan sehari-hari ataupun mintalah anak menghafal, semua ini merupakan jurus piawai
untuk membantu anak memupuk intelligence quotient.
Para pakar menyatakan, “Matikan tv, mintalah anak keluar rumah, mendekatkan diri dengan
alam dan mengolah tubuh, merupakan salah satu metode terbaik untuk melatih anak menjadi
pandai cekatan dan bertubuh sehat

0 komentar:

Poskan Komentar