Selasa, 11 Desember 2012

Tips Mengobati dan Mengatasi Diare

0 komentar

Terkadang kita sebagai manusia lalai terhadap kesehatan tubuh kita, sehingga tidak bisa menghindarkan diri dari makanan yang tidak higienis atau bersih dari segala macam bibit kuman dan penyakit. Apabila kita makanan yang tidak higienis maka kita bisa terserang penyakit pencernaan yang salah satu akibatnya adalah diare atau mencret-mencret.  Selain itu diare dapat disebabkan oleh keracunan bahan kimia dalam makanan, masuk angin, dehidrasi (kekurangan cairan tubuh) dan lain sebagainya.

Diare adalah suatu kondisi di mana seseorang buang air besar berkali-kali dalam satu hari yang melebihi      batas normal dan tinja atau feses yang keluar berupa cairan encer atau kental disertai angin / kentut dari dalam perut.

Berikut di bawah ini adalah 4 (empat) Tips untuk Mengobati dan Mengatasi Diare / Mencret / Buang Air Besar.

1. Minum Air Putih yang Banyak
Sering-seringlah minum air putih yang banyak karena dengan sering buang air besar maka tubuh
akan kehilangan banyak cairan yang harus selalu digantikan dengan cairan yang baru. Setiap
setelah BAB minumlah satu atau dua gelas air putih atau air mineral yang bersih dan sudah
dimasak.

Minumlah oralit yang merupakan larutan gula garam untuk membantu pembentukan energi dan
menahan diare / berak setelah habis BAB. Hindari minum kopi, teh dan lain sebagainya yang
mampu merangsang asam lambung.

2. Makan Makanan Khusus
Hindari makan makanan yang berserat seperti agar-agar, sayur dan buah karena makanan
berserat hanya akan memperpanjang masa diare. Makanan berserat hanya baik untuk penderita
susah buang air besar.

Bagi penderita diare sebaiknya makan makanan rendah serat dah halus seperti bubur nasi atau
nasi lemes dengan lauk telur asin. Di sini nasi akan menjadi gula untuk memberikan energi, sedangkan telur asin akan memberikan protein dan garam untuk menahan mencret dan sebagai
zat pembangun tubuh. Hindari makan makanan di luar sembarangan serta makanan yang pedas
mengandung cabai dan lada.

3. Istirahat yang Cukup
Tidak dapat dipungkiri bahwa orang yang buang-buang air akan terasa lemah, lemas, lesu,
kurang bergairah, dan sebagainya. Untuk itu bagi anda yang sudah merasa sangat lemas
sebaiknya meminta izin sekolah atau kantor untuk menghindari dari kemungkinan yang terburuk
atau memalukan di tempat umum. Tidur sebanyak-banyaknya namun tidak melupakan waktu
makan makanan dan obat harus teratur, banyak minum, beribadah dan berdoa dan lain-lain.

4. Minum Obat Dengan Dosis yang Tepat
Ada baiknya anda berkonsultasi dengan dokter dan meminta obat yang tepat untuk anda, karena
setiap orang memiliki karakteristik masing-masing dalam pemilihan obat. Rumah sakit, dokter
praktek, puskesmas atau balai pengobatan lain yang sesuai izin depkes adalah pilihan yang tepat
karena memiliki dokter yang baik dengan obat-obatan yang baik pula. Bila anda ragu datangi
saja dokter lain untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Setalah mendapatkan obat minumlah obat itu sesuai dosis yang waktu yang telah ditentukan.
Biasanya dokter akan memberikan obat mules, obat mencret, vitamin dan antibiotik. Untuk obat
mules dan mencret sebaiknya diminum jika perut mulas dan diare saja dan hentikan jika sudah
berhenti mules dan diare. Sedangkan untuk antibiotik wajib dihabiskan agar kuman dan bibit
penyakit lainnya mati total dan tidak membentuk resistensi. Untuk vitamin terserah anda mau
dihabiskan atau tidak, akan tetapi tidak ada salahnya jika dihabiskan karena vitamin baik untuk
anda asalkan tidak berlebihan.

0 komentar:

Poskan Komentar