Minggu, 23 Desember 2012

Herbal Daun Dewa (Gynura segetum (Lour.) Merr.)

0 komentar
Daun Dewa (Gynura segetum (Lour.) Merr.) Daun Dewa (Gynura segetum (Lour.) Merr.)
Daun Dewa Terna tahunan, tegak, tinggi ± 50 cm, pada umumnya ditanam dipekarangan sebagai tanam obat. Batang muda berwarna hijau dengan alur memanjang warna tengguli, bila agak tua bercabang banyak. Daun tunggal, mempunyai tangkai, bentuk bulat telur sampai bulat memanjang. Ujung melancip. Daun tua membagi sangat dalam. Daun banyak berkumpul di bawah, agak jarang pada ujung batang, letak berseling. Kedua permukaan daun berambut lembut, warna putih. Warna permukaan daun hijau tua, bagian bawah berwarna hijau muda. Panjang daun 8-20 cm. lebar 5 - 10 cm. Bunga terletak di ujung batang, warna kuning berbentuk bonggol (kepala bunga). Mempunyai umbi berwarna ke abu-abuan, panjang 3-6 cm., dengan penampang ± 3 cm.

Nama Daerah : Daun Dewa ( Jawa Tengah dan Melayu)
Nama Asing : Zan qi cao (China)

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Luka terpukul, Pendarahan, Batuk darah, muntah darah, mimisan; Infeksi kerongkongan, tidak datang haid, digigit binatang berbisa; Pembekuan darah, Tulang patah, pendarahan setelah melahirkan;

Bagian Yang Digunakan dan Pemanfaatannya :
Seluruh bagian tumbuhan, yaitu daun, akar, atau tumbuhan secara lengkap, dapat dimanfaatkan untuk mengobati penyakit sebagai berikut.


1. Batuk dan Muntah Darah
Cuci bersih 15 g selurh bagian tumbuhan daun dewa segar, lalu rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Dinginkan, saring, lalu diminum 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.
2. Kejang Pada Anak
Cuci bersih 30 g selurh bagian tumbuhan daun dewa segar, tumbuk, lalu peras airnya. Tambahkan 1 seloki arak hangat, aduk, lalu minum sekaligus 1 kali sehari.
3. Digigit Binatang Berbisa
Lumatkan 10 g umbi daun dewa lalu tempelkan kebagian yang digigit binatan berbisa.
4. Jerawat Bengkak (acne vulgaris)
Lumatkan daun dewa secukupnya, tempelkan pada bagian jerawat, lalu tutup dengan kain atau plaster.
5. Kutil dan Luka Cantengan
Cuci bersih 5 lembar daun dewa lalu tumbuk sampai halus. Borehkan hasil tumbukan pada bagian kutil atau luka centengan lalu balut. Ganti obat dan balut kembali , lakukan 2 kali sehari.
6. Luka Memar dan Masuk Angin
Cuci bersih 10 g umbi daun dewa segar, tumbuk sampai halus, tambahkan 1 sendok arak kuning, lalu panaskan selama 1 menit. Minum sekaligus 1 kali sehari.
7. Terlambat Haid
Cuci bersih 25 g seluruh bagian tumbuhan daun dewa segar, tumbuk, lalu peras airnya. Tambahkan 1 sloki arak hangat, aduk, lalu minum sekaligus 1 kali sehari.
8. Pencegahan dan Pengbotan Rematik
Cuci bersih 10 g umbi daun dewa segar, kupas kulitnya, lalu makan mentah-mentah 1 kali sehari.
Cara lain : Tumbuk 10 g umbi daun dewa, tambahkan 1/2 gelas air matang, saring, lalu peras. Minum air perasannya setiap sore.
9. Pencegahan dan Pengobatan Tumor dan Kanker
Cuci bersih 3-4 helai daun dewa sampai bersih lalu makan sebagai lalapan.
10. Pencegahan Lever dan Lever Ringan
Cuci sampai bersih 3 lembar daun dewa, 15 g umbi daun dewa, 15 g buah mahkota dewa, 7 lembar daun temu putih. Potong kecil-kecil semua bahan lalu rebus dengan 5 gelas air sampai tersisa 3 gelas. Dinginkan, saring, lalu buat menjadi 3 bagian yang sama banyak. Minum 3 kali sehari, masing-masing 1 bagian setiap 1 jam sebelum makan.
11. Pendarahan pada Wanita dan Pembekakan Payudara
Cuci bersih 15 g seluruh bagian tumbuhan daun dewa, lalu rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Dinginkan, saring, lalu minum 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas.
12. Mencegah Stroke dan Jantung
Cuci bersih 10 g umbi daun dewa segar, kupas kulitnya, lalu makan mentah-mentah 1 kali sehari.
Cara lain : Tumbuk 10 g umbi daun dewa, tambahkan 1/2 gelas air matang, saring, lalu peras. Minum air perasannya setiap sore.

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS:
Netral, rasa khas. Anti coagulant, mencairkan bekuan darah, stimulasi sirkulasi, menghentikan perdarahan. Menghilangkan panas dan membersihkan racun.

KANDUNGAN KIMIA
Saponin, minyak atsiri, flavonoid.

sumber : www.iptek.net.id

0 komentar:

Poskan Komentar